"Hope is the greatest weapon of all" Ada apaan sih sama yang namanya "pengharapan"? Kenapa pengharapan itu begitu penting sampe semua orang harus punya sendiri-sendiri, ga bisa sharing? Apa sih artinya? Apa maksudnya pengharapan? Apa efeknya buat orang yang punya dan yang ngga punya harapan? Ato, apa yang Tuhan lagi mau ajarin ke gue tentang harapan? Gue cuman bisa tanya, apaa Tuhan??? Kemaren gue sempet 2x baca quote yang berbeda tentang hope dari film yang cukup berkelas, dan gue finally ends up kepikiran mengenai pengharapan. Kayaknya ada yang ngga beres kalo sampe film-film besar aja ngomongin tentang pengharapan. Gue tanya otak gue, apa esensi pengharapan buat gue; dia cuman bilang "hal yang membuat kita hidup". Kurang kres dah. Gue. Ngga puas sama jawaban otak gue, nor berasa apapun di dalam hati gue. Apa yang salah, gue tanya diri gue. Blank, ngga ada apa-apa. Gue kemudian nanya nyokap supaya nutupin rasa penasaran gue; apa itu pengharapan. Nyokap bilang sama, "sebuah hal yang baik yang mama tau akan mama dapetin di masa depan, hal yang membuat apa ya, membuat mama masih hidup hari ini. Susah dijelasinnya sebenernya. Life goal kita sama hope itu jalan berdampingan, Glo. Kalo orang punya life goal tapi engga punya pengharapan, dia ngga akan dapetin cita-cita dia, gitu aja. Simple as that". Yep, berarti otak gue sebenernya ngga salah ngomong kayak tadi; tapi kenapa ngomongin esensi/arti "hope" itu rasanya ngga ngena ya? Is there... Possibly something wrong with me? I'll have to find it out myself. Harapan; I found it out later bahwa kalo orang ga punya pengharapan, he will soon die -- sama kayak seorang bayi yang ngga pernah diajak ngobrol sejak lahir. Hope is the thing that keeps you alive, that is the word that makes you look to tomorrow; kenapa semua orang bangun pagi tadi dan melanjutkan hidup. Rasa-rasanya belum gue temukan hal lain yang membuat gue merasa "lebih hidup" daripada kata ada sebuah harapan buat gue di esok hari. Makanya kenapa quote diatas bilang, harapan itu adalah kuncinya. Gue belajar (in the harsh way) of hope. Kalo orang ngga punya pengharapan, mati. Itu aja. Rasanya ngga punya harapan itu... Kayak hidup ga berarti. Pupus. Its like, there's nothing left to live life for. That's probably it. Gue udah ngerasain namanya "kehilagan harapan" dan feels numb sampe detik gue nulis note ini. Beneran. Kalo orang punya harapan, of course mimpi itu akan jalan. Mungkin belom bisa gue jamin 100% sih kebenarannya, tapi seharusnya begitu. A man of dreams is a man of hope, someone have said to me once and I happen to believe that somehow. Pertanyaan gue diawal tulisan ini mungkin ga akan pernah gue dapetin jawabannya secara spesifik karena berbagai hal yang ngga mungkin gue sebutin, tapi kalo gue tau gue akan dapetin balik harapan gue untuk kehidupan gue kedepannya, well I guess it's worth the learn and worth the wait for now. -red •glowßproductions• "Above all, never loose hope" -Life of Pi
Cinta Segi Ketek - the series
Kamis, 27 Desember 2012
Hope
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
-
▼
2012
(110)
-
▼
Desember
(18)
- A Man of Hope is A Man Of Dreams.....
- Mind To Read?
- Hap Happy Mother's Day!!
- To be, or not to be!
- Hope
- Futsal Putri Makin Bergengsi
- 5cm. The Movie
- Life of Pi
- Bear of Color: 15 May
- Batman: The Dark Knight Rises
- The Galau Day
- Mein Descendants
- "What do you expect, an exploding pen?" -Q (assist...
- Another time
- The Difference Between
- The 10a
- A Passion, A Favor
- Big Brand Evolution
-
▼
Desember
(18)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar