Perkenalkan, nama saya adalah Gloria Ernita. Saya
menyandang gelar “Pakar Teori Ekonomi Ngasal Jomblo Friksional”. Hasil karya
saya ini merupakan hasil karya tesis kedua saya, karena waktu itu saya gagal
skripsi. Saya sangat terpukul saudara-saudara! Bayangkan saja, usaha saya
mencari sebuah teori selama 1,5 tahun ditolak mentah-mentah oleh penguji. Maaf
saudara-saudara, emosi saya meluap.
Kata
penguji skripsi saya hari itu, teori ekonomi yang saya berikan tidak valid.
Jadi ya sudah, saya mengulang lagi 5 tahun hingga sampailah saya pada saat yang
berbahagia dengan selamat sentausa. Ya, saya akhirnya menemukan sebuah teori
yang saya sudah buktikan kebenarannya. Teori ini saya berikan nama “Teori
Ekonomi JJ” yang terinspirasi dari dua sahabat saya yang terdahulu. JJ adalah
singkatan dari... emmm, maaf tidak bisa saya beri tahu arti JJ karena singkatan
ini menyangkut hajat hidup banyak klassemen hewan. Mari, saya jelaskan teori
saya.
Teori JJ berbunyi begini:
“semakin lama JJ
menghabiskan waktu di Alfamart, semakin kecil benda yang akan dia beli. Ukuran
benda berbanding terbalik dengan lamanya waktu yang dihabiskan.”
Dalam teori JJ, saya tidak dapat menyebutkan besar
kecilnya nominal yang dihabiskan JJ di alfamart karena harga barang tergantung
tingkat level kesadaran untuk menghemat uang. Jika sedang boros, wajar saja
jika barang yang kecil tersebut akan berharga sangat mahal.
Pada normalnya, manusia akan memenuhi fungsi teori ini:
“ukuran belanjaan akan
berbanding lurus dengan waktu yang dihabiskan sesuai dengan kocek”.
NAH! Kemudian timbul pertanyaan. Apakah, atau lebih
tepatnya siapakah sosok “JJ” ini! Betul, baru saja akan terpikir hal ini
setelah saya menyebutkannya. JJ adalah sejenis homo sapiens dari mantan SMA
saya dahulu yang memang berbeda dari kita semua. Jika kita adalah homo sapiens -
homo sapiens normal, dia ini merupakan homosapiens gagal fermentasi sehingga
menimbulkan efek samping pada cara berpikir dan pola tingkah lakunya
sehari-hari.
Jadi, teori saya sudah terbukti benar. Homo sapiens gagal
fermentasi akan muncul disekitar kita tanpa sadar dan hanya mereka yang dapat
memenuhi variabel utama teori ekonomi JJ saya ini. Jika kita kurang
berhati-hati dalam mengenali mereka, bisa saja kita terkontaminasi bibit-bibit
gagal fermentasi mereka.
Bibit-bibit
kegagalan tersebut sangat bisa tertanam dalam diri kita sendiri lalu kemudian
kita juga menjadi manusia-manusia aneh seperti mereka. Jangan PERNAH mau
menjadi seperti mereka.
Waspadalah, Waspadalah.... (ngikutin gaya bang napi yang
ada di acara tipi-tipi jadul itu) *musik horror* -red
Tidak ada komentar:
Posting Komentar