Hari ini, once more, Indonesia akan menyelesaikan perjuangannya di ajang sepak bola kelas Asia Tenggara melawan Malaysia. Akan ditampilin langsung sih di televisi, tapi gue sejujurnya pengen nonton secara live di GBK (Gelora Bung Karno). I wanna see our country's move towards winning. I wanna be there when it counts. Sayang banget, sayaaaang banget gue gak bisa karena besok gue sendiri harus fight untuk ujian akhir. Ah, nyesek deh.
Apa daya, yang bisa gue sertakan hanyalah doa dan sepenggal harapan ini untuk kesebelas kesatria bola yang tidak pernah menyerah yang hari ini akan berjuang. Semoga mereka bisa melakukan yang terbaik dan akhirnya kata terakhir yang terungkap dari mulut kita semua adalah MENANG. Tinggal tunggu update temen-temen di twitter aja deh gue dan kalo bisa, kalo ada kesempatan, nonton di TV.
However, ternyata tim senior TimNas Indonesia (yang ada ka Markusnya itu lho) kemarin-kemarin itu bertanding untuk menyisakan harapan juga bagi Indonesia di piala dunia. Yeaah, berita bagusnya sih itu. Berita buruknya, dari 5 kali penyisihan, Indonesia lima-limanya kalah. Malu sebenernya. Apalagi kalo inget prejuangan mereka di lapangan sendiri aja udah gue anggap dewa banget. Makanya pas gue liat di TV mengenai berita itu kemaren, melalui sumber yang terpercaya katanya tim senior kita ini akan di evaluasi lagi segera setelah sea games usai, gue puas sama tindakan yang akan segera diambil oleh pengurus timnas. Ribut soal pelatihnya lah yang gak bener, tapi toh mungkin mereka secara fisik emang udah harus pelan-pelan mundur. Rata-rata umur mereka udah diatas 25 walaupun gue ga pernah ngomong mereka bermain jelek atau ga bisa bermain hebat. Buktinya mereka bagus tuh lawan Arab Saudi dan Bahrain walaupun kalah. Mereka kalah terhormat sob, ga pake acara mempermalukan kita.
Nah sekarang, mengenai TimNas Garuda Muda. Mendengar nama tim baru kita semalem, jujur gue terpesona. Namanya keren, artinya keren, stabilitas emosi pemain keren, sampe ke pemain-pemainnya dan pelatihnya pun gue akui keren. Dibandingkan dengan tim senior, yes gue setuju mereka bisa dengan sangat baiknya mengatur emosi permainan di lapangan. Garuda Muda Indonesia tahun ini sangat gue akui profesionalitas permainannya walaupun belom lama muncul sebagai bintang kejora di Sea Games ke 26. Gue harap kedepannya performa mereka ga menurun saat bermain tetapi malah semakin baik. I love it live, seperti kata ka Pandji di bukunya yang berjudul Nasional.Is.Me.
To be honest, gue masih merinding man setiap kali gue denger Indonesia Raya kita dikumandangkan atau dinyanyiin. Ga cuman sekedar lagu kebangsaan biasa yang gue rasain saat gue nyanyiin lagu itu. Gue selalu keingetan perjuangan para pemain Garuda baik yang senior maupun yang u-23 di lapangan saat gue nyanyi itu, perjuangan gue sendiri melatih adik-adik dan kakak kelas untuk upacara mingguan di sekolah, perjuangan begitu banyak orang juga diluar sana yang ga bisa gue sebutin satu-satu. Lagu itu bercerita di berbagai aspek kehidupan berbangsa kita. Kita mungkin berjuang untuk banyak hal yang berbeda, tapi ada satu kata dengan konteks yang sama yang kita semua gunakan: BERJUANG. Sama-sama memberikan usaha dalam sebuah kasus untuk mencapai sebuah cita-cita tertentu, secara spesifik, cita-cita nasional kita yang terdapat di UUD 1945.
Gue berharap, INDONESIA menang malam ini, supaya kita ga keluar cuman sebagai juara ke-3, tapi juara PERTAMA. Mengingat begitu banyak orang yang sudah rela antri panjang dari tadi pagi di GBK cuman sekedar supaya bisa mendapatkan tiket nonton final Indonesia, tapi juga sebagai bukti nyata bahwa Indonesia mungkin berselisih di begitu banyak aspek politik internal, tapi kita tidak mungkin berselisih untuk satu hal yang sama ini, mendukung pemain bola berbakat Indonesia ini.
Mungkin diantara kita yang membaca ini hari ini tidak berpikir akan jadi apa kita kedepan. Tetapi siapa tahu, orang yang gue kenal hari ini akan menjadi pemain sepak bola yang mengharumkan nama Indonesia kedepannya. Gue akan sangat bangga mengenal mereka. Ternyata, underdog kita selama ini bisa menjadi pemain terhebat bangsa. Ya, siapa tahu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar