Jumat, 12 Juli 2013

Legenda 7 Bukit Ketek



‘Yaoloh, ini apalagi yaoloh!’ Sinyal hati gue kepada otak gue. Iya, iya, gue udah ngga kuat lagi sebenernya ngomongin soal percintaan ketek kayak di sequel pertama gue yang 99% gagal itu. Gue udah muak deh nemu cerita berseri yang harus gue coba bikin. Untung aja, yang ini note independen dan bukan bagian dari sequel lagi *kentut lega*.
Malem ini, gue akan sedikit kupas mengenai sequel pertama gue barusan, Cinta Segi Ketek. Cerita Segi Ketek diambil dari kisah yang nyata-ngga nyata antara gue dengan sahabat-sahabat gue yang jomblo di SMA gue sekolah. Jadi awalnya waktu itu gue berada di penghujung kelas 10, dan minggu itu adalah minggu terakhir sekolah. Kami sedang melaksanakan class meeting. Malam sebelum hari pertama class meeting tersebut, gue dan salah satu anggota jomblo yaitu Cindy (tokoh Vicky di CSK) sedang asik membicarakan perubahan dadakan di Twitter. Malam itu juga kita kesambet kata-kata “ketek” dan pencetusan awal ide “cinta segi ketek”. Di hari berikutnya, bermunculan judul-judul baru yang berhubungan dengan ketek.
 Gue pikir, gue ngga mungkin pake semua ide-ide itu buat 5 note yang berbeda dan berdiri sendiri-sendiri. Makanya, gue kepikiran bikin sebuah cerita berkelanjutan yang sebenernya setelah gue baca ulang kok parah banget. Gue niat awalnya setelah bikin bagian pertama sequel adalah nyerah gitu aja; tapi ngeliat ide jahanam ini rasanya ngga mungkin buat gue untuk ngga ngelanjutin nulis sequel itu. Jadi apapun hasilnya sebenernya itu hasil hanteman gue yang sangat semena-mena (hehehehe). Tapi at least kalo orang nanya gue bisa nyombong dikit atas hasil karya gue soalnya itu ide mahal banget dan bisa bikin rusak otak. This is SUMMER by the way, jadi otak miring ke barat daya dikit boleh lah ya.
            Legenda 7 bukit ketek paling terkait dengan bagian sequel keempat yang berjudul “Ketika pantat dan pantat bersatu” karena kedua buah judul paling abstrak dalam sequel gue ini disponsori oleh 2 jomblo lainnya yang sejatinya ngga tau apa-apa mengenai cinta segi ketek itu apaan (makanya, sesi kupas-mengkupas ini juga ngga ada hubungannya sama sekali dari pihak gue). Makanya, gue ngga bsa jelasin arti dari judul sesi kupas-mengupas ini. Kalo boleh gue mengawang, rasanya penjelasan paling logis atas ‘Legenda 7 Bukit Ketek’ adalah menjelaskan bagaimana sejarah kisah Cinta Segi Ketek itu dimulai. Ngga lebih, ngga kurang.
            Sequel ini diambil dari kisah gue yang gue fiksikan dengan gawat darurat tanpa pengarahan sebelum dan sesudah sequel tersebut gue rilis diblog. Semuanya hitam setelahnya. However, this is my special thankyou’s for the 7 people who have inspired me most for this sequel:
1.    Cindy Kristiawati; the girl who made me came up with all this sequel thing and her crazy title ideas
2.    Meilissa Ong; the lady who came up with the “Legenda Bukit 7 Ketek” title for the ‘author-reader moment’ of the sequel
3.    Lea Karen; a friend who always threatens me with her “I WILL READ it first” but usually ending up reading last because she forgets about the results
4.    Justinus Wijaya; my former junior high friend who also loves my notes and never get insulted about what I wrote about him – one generous friend
5.    Mr Lucas; my former homeroom teacher who believed that I can write anything I want and publish my dream book
6.    My parents; who never actually read details of my artwork but have heard of it once in their life
7.    God; who gave me all these loved ones and all the reasons to keep writing even though I might not be the best at anything likely.
For those I did not mention, I’m sorry about it but you should too know that you guys contributed in giving me my daily inspirations to learn more and read more. ‘Till next time -red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar