Masuk ke hari ketiga UN, ga banyak yang bisa gue ceritain karena di hari
ketiga semuanya sibuk ngotak-atik lembar coretannya dan super serius ngerjain
UN math (harap maklum). Jadi seperti yang udah bisa ketebak, semua sibuk
termasuk pengawasnya. Pas hari ketiga itu, pengawasnya muterin kelas (yang
walaupun ga berasa diliatin terus) tapi setidaknya lebih baik daripada ngobrol
sendiri melulu sama sesama pengawas.
Hari
itu yang jaga ruang 1 adalah seorang bapak dan seorang ibu yang sama-sama
kira-kira sudah berumur jadi mungkin aja itu membuat rada gemeter. Overall, day
three went overly well. The only thing yang gue notice pas gue ngeliat
sekeliling entah di menit ke berapa sebelum bel setengah jam terakhir adalah 2
orang cowo udah kelar ngerjain. Cepet banget dah. Mungkin they’re the only
peoples in the room yang sempet tidur sementara yang lain sibuk masing-masing.
Hari keempat adalah hari yang paling
ditunggu-tunggu (kayaknya sih). Soalnya inilah hari terakhir perjuangan kita
‘menjaga image’ dan terakhir UN juga. Yang kerennya adalah begini: pengawas
kita sama lagi kayak pengawas hari pertama (yaiyalah ruangannya aja cuman 3
biji dan guru yang dikirim juga cuman 6 orang++ jadi yaudah aja ketawan
gimana). Kalo ada yang lupa hari pertama terjadi apa, silahkan baca note gue
sebelumnya. Intinya, ga banyak berubah hari pertama dan hari ke-4 ini. Pengawas
kita masih arisan. Bahkan sampe mejanya dimajuin dan mereka duduk dibelakang
meja. Betapa jenius (soalnya sebelumnya mereka duduk kayak orang lagi musuhan,
ujung ujungan begitu). Akhirnya, bel-pun berbunyi tanda akhir UN selesai.
Huaahhh, rasanya bisa langsung terbang karena udah bebas dan… libur!
Gue
puas bisa menyelesaikan UN dengan baik bareng temen-temen seperjuangan dan
sepenanggungan. Semoga aja usaha belajar kita selama ini ngga sia-sia dan semua
lulus dengan nilai yang memuaskan. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar