Selasa, 01 Mei 2012

THE UN DAYS OF OUR LIVES (part 2)


            Masuk ke hari ketiga UN, ga banyak yang bisa gue ceritain karena di hari ketiga semuanya sibuk ngotak-atik lembar coretannya dan super serius ngerjain UN math (harap maklum). Jadi seperti yang udah bisa ketebak, semua sibuk termasuk pengawasnya. Pas hari ketiga itu, pengawasnya muterin kelas (yang walaupun ga berasa diliatin terus) tapi setidaknya lebih baik daripada ngobrol sendiri melulu sama sesama pengawas.
Hari itu yang jaga ruang 1 adalah seorang bapak dan seorang ibu yang sama-sama kira-kira sudah berumur jadi mungkin aja itu membuat rada gemeter. Overall, day three went overly well. The only thing yang gue notice pas gue ngeliat sekeliling entah di menit ke berapa sebelum bel setengah jam terakhir adalah 2 orang cowo udah kelar ngerjain. Cepet banget dah. Mungkin they’re the only peoples in the room yang sempet tidur sementara yang lain sibuk masing-masing.
Hari keempat adalah hari yang paling ditunggu-tunggu (kayaknya sih). Soalnya inilah hari terakhir perjuangan kita ‘menjaga image’ dan terakhir UN juga. Yang kerennya adalah begini: pengawas kita sama lagi kayak pengawas hari pertama (yaiyalah ruangannya aja cuman 3 biji dan guru yang dikirim juga cuman 6 orang++ jadi yaudah aja ketawan gimana). Kalo ada yang lupa hari pertama terjadi apa, silahkan baca note gue sebelumnya. Intinya, ga banyak berubah hari pertama dan hari ke-4 ini. Pengawas kita masih arisan. Bahkan sampe mejanya dimajuin dan mereka duduk dibelakang meja. Betapa jenius (soalnya sebelumnya mereka duduk kayak orang lagi musuhan, ujung ujungan begitu). Akhirnya, bel-pun berbunyi tanda akhir UN selesai. Huaahhh, rasanya bisa langsung terbang karena udah bebas dan… libur!
Gue puas bisa menyelesaikan UN dengan baik bareng temen-temen seperjuangan dan sepenanggungan. Semoga aja usaha belajar kita selama ini ngga sia-sia dan semua lulus dengan nilai yang memuaskan. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar