Kamis, 13 Juni 2013

Cinta Segi Ketek


Cinta Segi Ketek
-The Untold Story-
            Apa sih Cinta Segi Ketek? Emang ada yang namanya cinta segi ketek? Kalo ada, emang cinta segi ketek itu nyata? Apa bukti keberadaannya di dunia ini?
Nama gue Selin, tapi temen-temen gue yang jomblo lebih mengenal gue sebagai Joselin Mariska, SJJ. Istilah SJJ adalah istilah baru saat seseorang lulus S4 dari jurusan Jomblo, sehingga SJJ adalah singkatan dari Sarjana Jomblo (iya, miris banget emang). Ini adalah Cinta Segi Ketek, sebuah anomali baru dibawah naungan teori besar cinta segitiga.
Semua ini berawal dari obrolan penuh pasrah antara gue dan sahabat jomblo gue Vicky Adelin mengenai cinta segitiga. Temen gue sendiri si Vicky juga udah punya gelar jomblo, tapi jomblo tingkat akut alias Vicky Adelin, Memar. MeMar adalah singkatan dari orang-orang yang berhasil lulus dari jurusan Magister Permartabakan. Kita berdua emang suka mendadak ngobrolin hal yang jauh kedepan.
            Sore itu didepan twitter, gue sama Vicky lagi ngobrol tentang sesuatu dan menyinggung soal gebetan dan ketek. Gue kira ini bakal jadi perbincangan yang biasa aja, tapi ternyata perbincangan ini malah memberikan gue sebuah tekad untuk membuktikan pada dunia bahwa: Cinta Segi Ketek itu nyata.
“emang ada ya cinta segi ketek, Sel?” tanya Vicky dengan antusias.
“Ya ada, orang barusan gue sebutin kok.” Jawab gue dengan PeDe.
“kalo misalnya cinta segi ketek itu beneran ada, kita-kira dia kayak apa ya?”
“hah? Dia apaan? Ketek? Kan keteknya benda mati.”
“ya, siapa tau ketek itu sebenernya bukan cuman benda mati yang berfungsi ketika kita hidup daong. Gimana kalo ketek itu sebenernya seseorang, yang kalo kehadirannya nyata didekat kita akan sangat membuat kita menjadi diri kita apa adanya....”
Gue membisu, memikirkan penjelasan Vicky yang penuh makna itu. Tiba-tiba gue kepikir berdasarkan apa yang Vicky omongin itu: kenapa orang-orang diluar sana ngga mengakui bahwa Cinta Segi Ketek itu sebenernya bisa terjadi kepada diri mereka sendiri? Kenapa ibarat ketek itu muncul begitu aja ketika kita lagi ngobrol soal masa depan atau apapun itu, bukan pada saat yang lain?
Siapa tahu, sosok ketek tersebut sebenarnya adalah sosok yang selama ini udah kita kenal secara batin. Ngga ada yang bisa menutup kemungkinan yang ada.
            Ketek; sebuah elemen tubuh yang tidak pernah asing bagi manusia karena semua manusia pernah –atau setidaknya masih memiliki ketek serta sari-sarinya (baca: bulu ketek). Gue sendiri ngga pernah tau esensi ketek sejak hari dimana gue mengambil keputusan untuk masuk dan duduk dibangku kelas ketek mengketek tapi entah kenapa, cuman ada satu pertanyaan yang selalu melekat dipikiran ini mengenai cinta segi ketek: ada cerita apa yang tidak pernah kita ketahui tentang ketek?
            Untuk saat ini, anggaplah ketek seorang anonimus yang sedang menunggu untuk dipertemukan takdir dengan kami para jomblo (iya, karna kita jomblo sih, mblo). Parasnya mungkin bukanlah paras terbaik yang pernah kita lihat; namun kepribadiannya adalah kepribadian yang tulus dan menyenangkan.
Ketika ia berjalan di lorong toko buku itu, tidak ada yang pernah bisa menebak apa yang telah ia lalui dalam kehidupannya – bahkan tidak sahabat terdekatnya. Kisahnya yang hanya ia sendiri yang tahu, ketika masa gelap itu datang dan mempersiapkannya untuk sebuah masa keemasan hidupnya.
            Sembari membolak-balik isi sebuah majalah interior beberapa waktu kemudian, ketek terdiam dan memperhatikan setiap detil yang ada pada gambar majalah tersebut. Entah mengapa, hal tersebut begitu menarik baginya. Ia tidak ingin beranjak dari halaman yang ia lihat begitu dekat dengan isi bangunan tempat tinggalnya cita-citanya di sebuah masa hidupnya kelak, namun waktu memaksakan perpindahannya.
            Sosok misterius ini; yang secara tidak kita sadari selalu ada tepat dibawah lengan kita menimbulkan rasa kehilangan yang begitu besar dan melekat jika dirinya tidak ditemukan pada tempat semestinya. Ketika ia hanya menghilang begitu saja, dunia terasa begitu sepi dan kosong. Sebuah titik kecil di toko buku tersebut hilang, tidak ada disana. Bagaimana jika buku yang ia baca sebenarnya menggambarkan pasangan idaman dirinya yang selama ini ia cari? Apa yang akan ia lakukan ketika ia menemukannya?
            Entah kenapa sosok itu seperti bayangan yang memberikan gue sebuah kenangan manis setiap kali gue memikirkan dirinya. Gue mulai ragu pada diri gue apakah ia benar-benar ada diluar sana. Gue berusaha untuk menepis pemikiran bahwa ia hanya bersifat nyata; tetapi hati gue berkata bahwa sesungguhnya ia ada berada sejauh yang mata gue bisa melihat.
            Kemudian Cinta Segi Ketek menyisakan misteri pada pemikiran gue, bagaimanakah sebenarnya cinta ini bisa menemukan cinta sejatinya –red
-Akhir bagian pertama-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar